7 Jenis Penyakit Perut yang Harus Diwaspadai

0
182

Koran.id – Sering mengalami sakit di bagian perut? Sebaiknya kamu periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab sakit perut tersebut. Ada banyak jenis penyakit perut yang dikaitkan dengan gejala rasa sakit di perut. Mulai dari yang tidak terlalu berbahaya hingga penyakit yang bisa merenggut nyawa kita. Hal ini menjadi sinyal bagi kita agar tidak selalu menyepelekan kondisi yang sedang di alami, khususnya pada bagian perut.

Sakit pada perut ini sendiri biasanya menimbulkan gejala yang beragam, mulai dari terasa mual,  mulas, hingga nyeri yang cukup menyiksa. Berbagai jenis penyakit pada perut memang punya gejala yang berbeda-beda. Hanya dengan memeriksakan diri ke dokterlah yang menjadi jalan terbaiknya.

7 Jenis Penyakit Perut yang Harus Diwaspadai

Macam-macam Penyakit Perut
Macam-macam Penyakit Perut

Rasa sakit yang dialami pada perut perlu penanganan yang serius, ditakutkan hal tersebut merupakan gejala penyakit berbahaya. Ketahui apa saja jenis penyakit perut yang paling umum dialami oleh banyak orang agar lebih mudah dalam mengenalinya. Adapun beberapa jenis penyakit di perut yang perlu diwaspadai, di antaranya:

1. Sakit Maag

Maag merupakan salah satu jenis penyakit yang umum dialami oleh banyak orang. Penyakit maag biasanya ditandai dengan beberapa gejala seperti, nyeri di bagian ulu hati, mual dan muntah, perut terasa kembung, sering bersendawa terutama saat lapar dan cepat merasa kenyang. Penyakit maag sendiri bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari jenis makanan penghasil gas (kol, sawi, ubi, dll), makanan pedas, kopi, soda, alkohol, rokok, stress hingga konsumsi jenis obat-obatan tertentu.

Untuk mengatasi sakit maag bisa dengan mengonsumsi obat anti-maag atau obat sakit perut yang punya kandungan antasida di dalamnya. Tetapi jika setelan mengonsumsinya namun gejala maag tidak kunjung hilang, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.

2. Penyakit Usus Buntu

Selain penyakit maag, usus buntu juga menjadi salah satu penyakit perut yang banyak dialami masyarakat kita. Usus buntu dikaitkan dengan pengonsumsian jambu biji yang dimakan beserta biji-bijinya. Hal ini tidaklah benar, karena yang menjadi penyebab utama usus buntu adalah kuman dan bakteri, bukanlah jambu biji atau biji-bijian lainnya.

Usus buntu ini sendiri terjadi akibat peradangan yang ada di usus buntu tersebut. Perlu penanganan yang cepat, karena apabila usus buntu sampai pecah atau bocor maka ini akan menjadi sangat bahaya bagi tubuh. Gejala yang ditimbulkan biasanya terasa nyeri tidak tertahankan di perut bagian kanan bawah dan dibarengi pula dengan rasa mual, muntah, sembelit atau juga bahkan diare. Jika merasakan gejala seperti ini, sebaiknya langsung periksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan yang lebih tepat.

3. Penyakit Batu Ginjal

Jika merasakan nyeri yang amat sangat dibagian bawah perut kanan atau kiri serta menjalar menuju organ intim, bisa jadi ini merupakan gejala penyakit batu ginjal. Gejala lainnya adalah penderita batu ginjal akan merasa susah untuk buang air kecil dikarenakan saluran kemih sudah tersumbat oleh batu mineral. Inilah yang membuat perut bagian bawah terasa sangat sakit dan nyeri hingga tidak tertahankan. Rasa nyeri tersebut bahkan semakin bertambah ketika penderita kebelet kencing.

Batu ginjal ini sendiri ukurannya bisa terus meningkat hingga sebesar bola golf. Untuk mengatasinya bisa dengan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit yang dijual di apotik atau saran dari dokter. Tetapi jika batu ginjal sudah keras dan ukurannya cukup besar, tindakan operasi perlu dilakukan untuk mengangkatnya.

4. Sembelit

Sembelit juga menjadi salah satu jenis penyakit perut yang cukup sering dialami oleh banyak orang. Penyebab utama sembelit adalah kurangnya asupan serat, di mana sistem pencernaan tubuh membutuhkan serat untuk melancarkan sistem kinerjanya. Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi jenis makanan tinggi lemak juga bisa menjadi penyebab lain sembelit. Sementara pada kasus yang lebih berat, sembeli bisa pula diakibatkan oleh kanker, peradangan pada dinding usus, dan juga usus yang menonjol keluar.

Ketika sembelit biasanya ditandai dengan gejala nyeri di perut bagian sekitar pusar dan biasanya rasa nyeri tersebut seketika hilang dan timbul lagi. Untuk mengatasi sembelit bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat pencahar, baik dari bahan alami atau jenis obat-obatan tertentu yang dijual bebas di toko atau apotik.

5. Penyakit Batu Empedu

Sesuai namanya, batu empedu merupakan endapan dari kolesterol, bilirubin atau garam kalsium lain dengan tekstur keras yang terbentuk pada kantong empedu. Adanya batu di dalam kandung empedu bisa menyebabkan gejala nyeri di bagian ulu hati atau perut bagian atas. Nyeri yang dirasa seketika hilang dan timbul secara tiba-tiba. Bahkan nyeri yang dirasa tersebut seakan tembus dan menjalar ke belakang tubuh.

Batu Empedu sendiri terbentuk diakibatkan oleh jenis makanan tinggi lemak atau kadar kolesterol yang cukup tinggi di dalam darah. Untuk mengatasinya tidak ada cara lain selain dengan melakukan tindakan operasi. Apalagi jika batu yang mengendap tersebut ukurannya sudah terlalu besar dan keras.

6. Disentri

Banyak orang yang menyamakan disentri dengan diare, padahal keduanya tentunya jenis gangguan pencernaan yang berbeda. Disentri sendiri merupakan gangguan pada usus besar yang biasa ditandai dengan gejala rasa mulas dan sakit di bagian perut. Selain itu, penderita disentri juga sering ke WC untuk BAB, di mana feses yang dikeluarkan bertekstur encer dan disertai dengan lendir serta bercak darah.

Disentri ini sendiri disebabkan oleh adanya kuman shigela disentri atau amuba asus yang masuk ke dalam tubuh melalui sebuah makanan, umumnya makanan kotor yang terinfeksi kuman tersebut. Untuk menanganinya yaitu dengan meminum oralit atau juga mengonsumsi obat antibiotik guna untuk membunuh kuman.

7. Kolera

Jenis penyakit perut yang terakhir adalah kolera, di mana penyakit satu ini merupakan penyakit menular epidemi akut. Penderita kolera biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti, diare, nyeri di perut bagian bawah, dan juga dehidrasi parah. Orang-orang juga sering menyebutnya dengan penyakit muntaber, di mana penderitanya biasanya akan mengalami muntah yang disertai dengan BAB.

Penyebab utama kolera adalah pengonsumsian jenis makanan atau minuman yang sudah terinfeksi kuman Vibrio cholerea atau Bacillus coma. Untuk menanganinya bisa dengan mengonsumsi oralit. Dan apabila sudah terlalu parah, membawanya ke dokter adalah langkah paling tepat dilakukan.

Itulah tadi beberapa jenis penyakit perut yang perlu diwaspadai agar tidak mengancam kesehatan tubuh. Semoga informasi di atas bermanfaat!

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini