7 Pertengkaran Menjelang Pernikahan yang Sering Dialami Pasangan

0
157
Pertengkaran Menjelang Pernikahan
Pertengkaran Menjelang Pernikahan

Koran.idPernikahan merupakan sebuah momen paling bahagia yang di rasakan oleh kedua pasangan, tak lepas dari hal itu setelah menggelar acara nikahan pasti ada saja yang terjadi. Mulai dari kelelahan, pusing mikiran sewaan dan lain sebagainnya. Memang perlu menyadarinya karena tak semestinya semua itu rampung semuanya, dan perlu anda keahui mengenai pertengkaran menjelang pernikahan yang sering dialami pasangan.

Menikah memang identik dengan kebahagiaan, namun kenapa masih bisa terjadi hal yang tak diinginkan seperti pertikaian? Dasar penyebab timbulnya pertengkaran memang ada beberapa faktor yang harus anda ketahui, tak hanya dari kedua pasangan saja namun bisa jadi karena pengaruh dari keluarga kedua belah pihak. Nah buat anda yang penasaran mengenai penyebab kenapa pertengkaran bisa terjadi? Yuk langsung saja simak selengkapnya di bawah ini :

7 Pertengkaran Menjelang Pernikahan yang Sering Dialami Pasangan

Pertengkaran Menjelang Pernikahan yang Bikin Panik
Pertengkaran Menjelang Pernikahan yang Bikin Panik

1. Pasangan Pria Tidak Mau Tahu

Penyebab pertama yang biasanya terjadi ketika akan merried adalah pasangan pria tidak ikut ambil bagian ketika pra nikah, seharusnya pasangan pria dibutuhkan dalam hal ini karena persetujuan antara kedua belah mempelai harus saling kompak. Seperti halnya dalam memilih gaun nikah, katering, sewa musik eleton dan juga model dekorasi gedung.

Dari sikap yang kurang pedui pada pasangan pria tersebut, akan menimbulkan perasaan yang menjengkelkan bagi pihak perempuan. Tentu saja ini akan jauh dari harapan sebelumnya, pada awalnya akan menggelar acara nikahan denga perasaan bahagia namun kali ini berbeda malah yang ada keributan antar keduanya.

2. Pihak Pengiring kurang Persiapan

Yang menjadi pemicu permasalahan berikutnya bisa terjadi pada pihak pengiring, dalam pernikahan memang selalu ada yang naanya pengiring di belakang pengantin nantinya tujuanya juga membalas silaturahmi antara kedua belah pihak keluarga. Pengiring juga sangat penting sekali, harus ada persiapan jauh dari sebelum hari jadi. Karena pengiring sendiri harus mempersiapkan sebuah kado atau kue yang harus diserah terimakan.

Kurang persiapanya pengiring akan mempengaruhi pihak pengantin nantinya, karena waktu yang sudah mepet jika pengiring tidak siap maka akan terganggu resepsi acara nantinya. Solusi yang bisa di ambil disini agar tidak terjadi akan hal itu, pihak kuarga dari sang pengantin seperti pria/ pun cewek saling mengingatkan dan jangan sampai terjadi sesuatu yang mendadak.

3. Kurang Sependapat Sama Orang Tua

Untuk menggelar acara pernikahan memang selalu melibatkan keluarga/ orang tua, hal ini untuk mempermudah bahkan membantu peran dari berbagai lini. Namun yang di khawatirkan ketika orang tua ikut andil bagian banyak, yang terjadi malah saling bentrok pendapatnya. Hal ini akan selalu menimbulkan kegaduhan secara otomatis, dan bisa-bisa peran orang tua yang banyak berbicara.

Mungkin kurang sependapatnya antara anak serta orang tua, kebanyakan berada di konsepnya. Seperti orang tua menginginkan khas tradisional yang mengusung tema jaman dulu, yang bermaksud untuk tidak menghilangkan adat serta nenek moyang. Sedangkan gaya khas anak selalu memikirka yang modern, maka dari itu solusi untuk menyelesaikannya sebaiknya harus ada kompromi atau rembukan terlebih dulu sampai benar-benar clear.

4. Orang Tua Kurang Paham

Kali ini bukan karena orang tua yang di kambing hitamkan, namun jika orang tua tidak mengerti kemampuan anaknya pasti akan selalu bertengkar. Salah satunya pada segi finansialnya, kali ini anak berperan penting semua yang biayai pernikahanya mulai dari yang berhias hingga makanan kateringnya, tetapi jika orangtua memiliki ide lain dengan menambah undangan misalnya untuk mendatangkan temanya tentu saja hal seperti itu kurang baik.

Pasalnya biaya sudah terhitung cukup dan segi finansialnya pun berkecukupan, jadi untuk mengatasi itu tidak terjadi sebaiknya orang tua selalu diberi tahu soal undangan pribadimu. Karena kemampuan anda, akan bergantung pada segi biaya. Di samping itu juga pernikahan tak seharusnya selalu mewah, seperti banyak undangan yang terpenting mendapatkan restu so acara berjalan lancar.

5. Acara Hiburan Pernikahan Tidak Disukai

Acara pernikahan baik di jaman dahulu hingga sekarang selalu ada yang namanya hiburan, seperti hal-nya sekarang ini hiburan tak jauh dari iringan musik seperti elekton, dangdutan dan lain sebagainnya. Tentu hal ini bertujuan untuk menghibur tamu undangan semuanya, sekaligus juga menjadi ajang menyumbang suara untuk bernyanyi.

Namun yang menjadi permasalahan disini terkadang keluarga tidak banyak yang menyetujuinya, seperti pada kedua orang tua. Kurang sependapatnya orang tua terkadang terjadi pada soal biaya musik yang terlalu mahal, sehingga orang tua tidak suka dan mending di gunakan untuk keperluan lainya. Agar ini tidak menjadi permasalahan yang terus-menerus, ada baiknya anda bisa menjelaskan ke orang tua secara detail mulai dari biaya dan acara ini sudah direncanakan dari jauh hari yang tentu saja tak bisa dibatalkan.

6. Pasangan Menginginkan Sesuatu Mendadak

Dari kedua mempelai mungkin selalu menginginkan sesuatu di acara pernikahanya nanti, seperti halnya sebuah barang yang disukai. Tentu saja jika waktunya kurang pas atau dikatakan mendadak pastinya barang akan sulit diperoleh, oleh karena itu sebaiknya untuk memesan di waktu yang lama dari hari jadinya.

Hal ini mungkin sebelumnya bisa di diskusikan terlebih dahulu, ketika sedang mempersiapkan seperti gaun, dekorasi dan lainnya barang ini harus diikutsertakan. Karena apapun dalam acara nikah jika itu di buat dadakan atau tergesa-gesa akan tidak baik dan hasilnya kurang maksimal.

7. Tempat Bulan Madu yang Kurang Disukai

Mempersiapkan segala sesuatu ketika pra-nikah, tak hanya dari segi finansial gaun, serta katering saja yang harus di playlist. Mungkin kamu juga harus memberikan ruang untuk rencana liburan bulan madu bersama pasangan nantinya, karena liburan ini tentunya tak jauh dari selesainya pernikahan oleh karena itu anda harus mempunyai catatan terlebih dahulu.

Membicarakan soal liburan memang begitu menyenangkan, apalagi bersama pasangan yang baru selesai menggelar acara pernikahan. Namun terkadang hal ini bisa memicu permasalahan seperti destinasi wisata yang kurang disukai oleh pasangan dan juga bisa jadi karena estimasi biaya yang sangat mahal untuk tempat favorit.

Nah, itu tadi tentang 7 Pertengkaran Menjelang Pernikahan yang Sering Dialami Pasangan. Semoga informasi di atas sangat bermanfaat dan sekaligus juga untuk menambah wawasan anda.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini