7 Penyebab Bunuh Diri yang Harus Diwaspadai, Apa Saja?

0
61
Penyebab Bunuh Diri yang Harus Diwaspadai
Penyebab Bunuh Diri yang Harus Diwaspadai

Koran.idMembahas soal bunuh diri memang terdengar agak merinding ya? karena sifat ini memang paling di benci oleh semua orang, namun juga seseorang yang mengakhiri hidupnya dengan cepat masih ada saja. Memang ada beberapa faktor yang membuat seseorang mengambil keputusan yang buruk itu pada hidupnya, salah satunya kondisinya yang sudah buruk akhirnya frustasi. Perlu anda ketahui ada penyebab bunuh diri yang harus di waspadai, apa saja?

Perasaan buruk seseorang yang membuat hidup menjadi tak karuan memang selalu merasa dirinya tidak berguna lagi, rasa negatif yang timbul di dalam diri seseorang seperti ini memang harus diberikan penyembuhan dengan berbagai cara seperti bantuan psikolog yang berfokus ke perasaan dan juga psikiater tujuannya untuk memperbaiki tingkah laku orang tersebut. Nah, buat anda yang penasaran mengenai penyebab dari bunuh diri ini, yuk langsung saja simak selengkapnya di bawah ini :

7 Penyebab Bunuh Diri yang Harus Diwaspadai, Apa Saja?

Penyebab Bunuh Diri yang Membahayakan
Penyebab Bunuh Diri yang Membahayakan

1. Kondisi Mental Menurun atau Tidak Sehat

Pertama, faktor yang membuat seseorang lebih cepat mengakhiri hidupnya yakni kesehatan mentalnya buruk. Karena ketahuilah yang paling berpengaruh ketika seseorang tersebut jiwanya merasa tak berarti di dunia ini, pasti mentalnya yang menurun. Perkiraan dari 90% semua orang yang sudah melakukan bunuh diri karena kesehatan mentalnya, jadi untuk mental yang tidak baik ini juga dipengaruhi antara lain :

Depresi berat pada perasaannya membuat seseorang mudah untuk putus asa, tak hanya itu untuk melakukan aktivitas seperti biasanya sangatlah berat. Oleh karena itu pngaruh depresi ini juga lebih sering sampai 20 kali seseorang ingin melakukannya percobaan bunuh diri. Adapun juga dari pengaruh lainnya seperti gangguan bipolar, skizofrenia, borderline personality disorder, anoreksia nervosa dan kecemasan.

2. Pengaruh Faktor Genetik

Penelitian mengatakan ternyata ketika mengidentifikasi dari beberapa genetik juga dapat mempengaruhi kesehatan pada pikiran seseorang, meski tak terlihat secara langsung atau fisik tetapi faktor genetik ini begitu cepat menyerang otak untuk berpikir. Maka tak heran jika seseorang yang normal, namun terganggu karena genetik di pikirannya lebih mudah untuk melakukan bunuh diri.

Meski faktor genetik ini menyerangnya melalui organ dalam, tapi bukan mustahil lagi untuk bisa sembuh. Yang terpenting seseorang yang mengalami masalah seperti itu harus di asingkan terlebih dahulu, jangan sampai berada di tempat keramaian pasti nantinya akan terganggu. Selanjutnya bisa di berikan pelatihan mengenai psikolognya agar otak-nya mampu bekerja lagi, meskipun untuk sembuh harus membutuhkan waktu.

3. Trauma yang Berlebihan

Trauma memang bisa terjadi oleh siapa pun dan kapan pun itu pada seseorang, sifat trauma ini banyak dipengaruhi oleh lingkungan seperti melihat kekerasan pas di depan mata, kejahatan dan lain sebagainnya. Pasti dengan trauma ini seseorang akan lebih mengurungkan diri di dalam rumah, sukanya yang gak suka keramaian namun sangat besar kemungkinan untuk melakukan hal yang negaif seperti bunuh diri.

Traumu ini sebenarnya tak jauh berbeda dengan depresi, hanya saja depresi ini lebih ke pengaruh mental yang membuat seseorang lupa akan semuanya. Sedangkan untuk trauma ini banyak disebabkan oleh pengalaman yang dialaminya secara langsung di depannya. Untuk trauma ini memng lebih terbayang oleh kelakuan buruk yang dilihatnya, sehingga ketika ingin aktivitas menjadi terganggu.

4. Mengkonsumsi Obat Terlarang

Seperti yang kalian ketahui ada banyak sekali faktor yang membuat diri seseorang semakin mudah frustasi akibat pengaruh negatifnya, salah satunya pada penyalahgunaan obat terlarang ini. Ketika zat kimia itu yang ada di dalam obat-obatan dikatakan terlalu overdosis pemakaiannya maka akan menimbulkan seseorang menjadi buruk dan pada akhirnya meninggal dunia.

Di antara kandungan zat kimia yang bisa membuat seseorang menjadi buruk kondisinya bahkan meninggal dunia yakni minuman yang mengandung alkohol, obat-obatan yang dilarang biasanya dikenal sebagai pil koplo. Pengaruh dari pil koplo ini memang membuat seseorang menjadi ketagihan dan ingatannya menjadi terganggu.

5. Meningkatnya Keputus Asaan

Putus asa ini merupakan sifat yang paling mengganggu diri seseorang menjadi lemah dan tidak semangat lagi, dalam penilitian mengatakan putus asa lebih dari 3 kali yang dilakukan seseorang akan berpengaruh pada mental tangguhnya. Jika itu terus-terusan menyelimuti dirinya bukan tidak mungkin lagi percobaan bunuh diri akan menjadi lebih besar kesempatannya.

Sifat putus asa bisa menyerang siapa saja, meskipun seseorang itu dikatakan normal sebelumnya jika dipengaruhi keputus asaan yang tinggi akan menyebabkan keburukan. Putus asa juga dinobatkan sebagai penyakit mental, betapa bahayannya jika pikiran ini sudah terganggu maka hilang sudah untuk semangat hidupnya.

6. Buruknya Kehidupan Sosialnya

Bunuh diri bisa terjadi bukan karena adanya pengaruh dari luar saja, namun bisa terjadi karena kehidupannya yang kurang bermasyarakat. Sehingga secara otomatis tidak akan memiliki persahabatan antara teman dan bisa jadi kehidupannya yang suka menyendiri ini akan banyak diselimuti oleh kecemasan tinggi dan kemungkinan besar dirinya merasa bosan dengan hidupnya bisa-bisa ingin bunuh diri.

Di sisi lain buruknya dari kehidupan sosial bisa terjadi karena ada masalah yang menerpannya, jika dia keluar seakan-akan harga dirinya akan turun dan malu. Sehingga lebih memilih hidup sendiri tanpa menginginkan bantuan dari orang lain, bahayannya lagi jika dia mendapatkan masalah bisa jadi akan mudah untuk mengakhiri hidupnya lebih cepat.

7. Menderita Penyakit Berbahaya

Seseorang yang sedang sakit namun jenis penyakitnya itu sulit untuk disembuhkan, maka respon orang tersebut pasti akan cemas karena merasa dirinya sudah tidak mampu lagi untuk menyenangkan dikehidupannya. Meski penyakit itu tergolong berbahaya atau bisa dikatakan mematikan, namun secara langsung orang tersebut ingin lebih dulu mengakhiri hidupnya .

Sifat tersebut memang termasuk juga dalam kategori penyakit mental, jika sudah terganggu karena pengaruh genetik maka berpikirnya akan selalu putus asa. Seseorang seperti memang perlu di berikan sentuhan mengenai psikolognya, agar mereka tetap yakin akan hidupnya dan mampu hidup normal kembali seperti biasannya.

Nah, itulah tadi tentang 7 Penyebab Bunuh Diri yang Harus Diwaspadai? Bagaimana sudah tahu kan sekarang? Semoga referensi di atas bermanfaat buat anda semuannya ya dan sekaligus juga untuk menambah wawasan.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini